
JAKARTA – Perusahaan ekosistem hiburan digital yang didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), bersiap mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI). Setelah melewati masa penawaran awal (book building), manajemen menetapkan harga saham perdana di level tertinggi dari rentang yang ditawarkan sebelumnya, yakni Rp135 hingga Rp170 per lembar.
Detail Struktur Penawaran Umum
-
- Jumlah Saham Dilepas: 2.525.000.000 (2,52 miliar) lembar saham baru.
- Persentase Kepemilikan Publik: Berjumlah 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh pasca-IPO.
- Target Dana Segar: Total dana maksimal mencapai Rp429,25 miliar.
- Penjamin Pelaksana Emisi: PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
Alokasi Penggunaan Dana IPO
Berdasarkan prospektus resmi yang diterbitkan perseroan, dana yang diperoleh dari publik setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk beberapa ekspansi dan kewajiban finansial strategis:
-
- Penyelenggaraan Konser (37,61%): Digunakan untuk modal kerja operasional menggelar konser musik di berbagai kota besar di Indonesia.
- Ekspansi Bisnis Kosmetik (19,80%): Untuk mengakuisisi kepemilikan saham pada PT Rans Kosmetika Indonesia yang memegang merek kecantikan Slavina.
- Pembangunan Cipungland (18,64%): Belanja modal guna membangun wahana bermain dan belajar edukatif anak.
- Teknologi Berbasis AI (8,15%): Pembentukan entitas usaha baru bersama PT Global Teknologi guna mengembangkan ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
- Pelunasan Utang Bank (6,98%): Pembayaran dipercepat atas seluruh sisa pokok utang perseroan kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).
- Sisa Dana: Disalurkan sebagai setoran modal kerja pada entitas anak usaha RANS lainnya.
Jadwal Penting IPO RANS
Bagi para investor ritel yang ingin memesan saham berkode emiten RANS ini, berikut adalah linimasa krusial yang ditentukan bursa:
-
- Masa Penawaran Umum: 2 – 8 Juli 2026.
- Tanggal Penjatahan Saham: 8 Juli 2026.
- Pencatatan Resmi di BEI (Listing): 10 Juli 2026.
Sorotan Struktur dan Kebijakan Lock-up
Porsi kepemilikan saham publik sebesar 20,02% sempat menuai perhatian publik terkait aturan batas minimum free float bursa. Kendati demikian, pihak BEI telah mengonfirmasi bahwa jika dihitung secara menyeluruh dengan komponen kepemilikan publik lainnya, total free float RANS mencapai sekitar 28,85%, sehingga telah sah memenuhi regulasi yang berlaku.
Guna menjaga stabilitas harga saham pasca-listing, manajemen menerapkan kebijakan lock-up yang ketat. Seluruh pemegang saham lama dilarang menjual saham mereka selama 8 bulan. Khusus untuk Raffi Ahmad selaku pemegang saham pengendali mayoritas tunggal (63%), masa kuncian saham ditetapkan lebih panjang hingga mencapai 3 tahun.






