
JAKARTA – PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (kode saham: RANS) resmi mencatatkan saham perdananya (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 10 Juli 2026. Perusahaan media dan hiburan milik pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ini mendapatkan sambutan hangat dari pasar dengan saham yang langsung menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA).
Debut Perdana yang Memukau
Pada pembukaan perdagangan, saham RANS melonjak 34,12 persen dari harga penawaran Rp170 menjadi Rp228 per saham. Tingginya antusiasme investor terlihat dari minimnya antrean jual (offer) dibandingkan dengan antrean beli (bid) yang mencapai lebih dari 19 juta lot di harga tertinggi tersebut.
Dalam aksi korporasi ini, RANS melepas 2,525 miliar saham baru atau setara dengan 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dengan harga Rp170 per lembar, perusahaan sukses menghimpun dana segar sebesar Rp429,25 miliar.
Rencana Strategis Penggunaan Dana
Manajemen RANS telah memaparkan alokasi dana hasil IPO untuk memperkuat ekosistem bisnis dan ekspansi perusahaan, di antaranya:
Penyelenggaraan Konser: Sebesar Rp161,5 miliar (37,61%) dialokasikan untuk menggelar hingga 16 konser, baik artis lokal maupun internasional, dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.
Akuisisi: Sekitar Rp85 miliar (19,80%) digunakan untuk mengakuisisi 51 persen saham PT Rans Kosmetika Indonesia (Slavina).
Pengembangan Wahana: Sebesar Rp80 miliar (18,64%) disiapkan untuk pembangunan wahana bermain dan belajar “Cipungland” di sembilan kota besar di Indonesia.
Teknologi AI: Sebesar Rp35 miliar (8,15%) dialokasikan untuk pembentukan entitas baru yang fokus pada pengembangan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) bekerja sama dengan PT Feedloop Global Teknologi.
Visi Raffi dan Nagita
Dalam sambutannya di BEI, Direktur Utama RANS, Nagita Slavina, menegaskan bahwa IPO ini merupakan langkah besar bagi industri kreatif Indonesia. “Industri kreatif tidak lagi berdiri di pinggiran. Kita sekarang berdiri sejajar di barisan terdepan bersama industri strategis lainnya,” ujar Nagita dengan haru.
Sementara itu, Raffi Ahmad berharap RANS dapat menjadi legasi yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa RANS kini bukan lagi sekadar perusahaan milik pribadi, melainkan milik masyarakat luas. “Saya punya visi satu, yaitu RANS bisa menjadi legasi. Suatu hari nanti, kalau saya dan Nagita sudah tidak ada lagi, RANS harus tetap hidup dan menjadi manfaat untuk banyak orang,” pungkas Raffi.
