
TOTALITASNEWS.COM, SINJAI – Di sebuah sudut Dusun Lappae, Desa Saotengah, Kecamatan Tellulimpoe, Kamis pagi (25/12/2025), senyum haru tak mampu disembunyikan oleh sebuah keluarga penerima manfaat.
Rumah yang dahulu tak lagi layak huni, kini berdiri kokoh dan nyaman. Inilah wujud nyata kepedulian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sinjai dalam menghadirkan harapan baru bagi masyarakat prasejahtera.
Melalui program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) Tahun 2025, BAZNAS Sinjai kembali menegaskan perannya sebagai pengelola dana umat yang hadir langsung di tengah kebutuhan masyarakat.
Peresmian rumah tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati Sinjai, A. Mahyanto Mazda, didampingi Ketua BAZNAS Sinjai H. Muh. Tahir serta Ketua TP PKK Kabupaten Sinjai Rozalina A. Mahyanto.
Prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis menjadi momen penuh makna. Bukan sekadar serah terima bangunan, tetapi penyerahan harapan akan kehidupan yang lebih layak dan sehat.
Program ini menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah mampu mengubah wajah kesejahteraan masyarakat.
Tak hanya menghadirkan hunian layak, kepedulian BAZNAS juga diwujudkan melalui program pemberdayaan ekonomi. Dua orang mustahik menerima bantuan Z-Mart masing-masing senilai Rp2,5 juta sebagai stimulan usaha. Sementara itu, 25 mustahik lainnya turut merasakan manfaat melalui pembagian paket sembako.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sinjai A. Mahyanto Mazda menegaskan bahwa program RLHB merupakan hasil dari pengelolaan zakat yang transparan dan tepat sasaran.
“Atas nama Pemerintah Daerah, kami berharap rumah ini menjadi berkah bagi keluarga penerima. Bantuan ini adalah amanah dana zakat yang harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh aparat desa dan kecamatan untuk terus mendukung optimalisasi pengumpulan zakat agar program-program kemanusiaan serupa dapat berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sinjai, H. Muh. Tahir, menjelaskan bahwa RLHB merupakan program unggulan BAZNAS yang difokuskan pada warga dengan kondisi hunian tidak layak. Seluruh proses pembangunan dilakukan dengan standar kelayakan agar penerima manfaat dapat hidup lebih sehat dan nyaman.
“Ini adalah bentuk pertanggungjawaban kami atas zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat melalui BAZNAS. Kami memastikan bantuan ini benar-benar sampai kepada mereka yang berhak,” tuturnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa tujuan BAZNAS tidak berhenti pada penyediaan rumah semata, melainkan mendorong kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat di masa depan.
“Kami ingin hunian ini menjadi titik awal kebangkitan ekonomi dan kesejahteraan keluarga,” pungkasnya.
Kegiatan peresmian RLHB ini turut dihadiri Camat Tellulimpoe, Ketua TP PKK Kecamatan Tellulimpoe, serta jajaran pengurus BAZNAS Kabupaten Sinjai, menandai kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam menebar manfaat bagi masyarakat. (*)






