
TOTALITASNEWS.COM, SINJAI — Pemerintah Kabupaten Sinjai menggelar Forum Diskusi Antar Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Gedung Command Center Kompleks Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Rabu (11/3/2026).
Forum strategis ini dipimpin Sekretaris Daerah Sinjai Andi Jefrianto Asapa sebagai upaya menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan program kerja pemerintah daerah.
Sekda didampingi Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setdakab Andi Irwansyahrani Yusuf, Asisten Administrasi Umum Andi Ariany Djalil, serta Kepala Bappeda Kabupaten Sinjai Haerani Dahlan. Sementara pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya mengikuti forum secara daring melalui Zoom dari instansi masing-masing.
Andi Jefrianto menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi instrumen penting untuk menyamakan persepsi antara hasil musrenbang kecamatan, reses DPRD, dan rencana kerja teknis masing-masing perangkat daerah.
Menurutnya, penyusunan RKPD harus dilakukan secara cermat agar berbagai usulan prioritas dari masyarakat di tingkat akar rumput dapat terakomodasi dalam program pembangunan daerah.
“Penyusunan RKPD Tahun 2027 menuntut kecermatan karena dokumen ini akan menjadi fondasi bagi penguatan pembangunan daerah, sekaligus penjabaran dari RPJMD 2025–2029 demi memenuhi target pembangunan tahunan yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga menekankan empat poin penting yang perlu menjadi perhatian bersama, yakni penyelarasan dan kualitas perencanaan, sinkronisasi target pembangunan, orientasi pada dampak dan keberlanjutan program, serta penguatan inovasi dan kolaborasi antar perangkat daerah.
Ia mengingatkan agar seluruh perangkat daerah menghilangkan ego sektoral dalam menjalankan pembangunan.
“Di era yang dinamis ini mari kita hilangkan ego sektoral. Pembangunan tidak akan maksimal jika kita berjalan sendiri-sendiri. Antar perangkat daerah harus saling mendukung, berkolaborasi, dan melahirkan inovasi pelayanan publik demi kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Melalui forum ini, pemerintah daerah berharap dapat merumuskan dokumen rencana kerja yang kredibel dan akuntabel. Setiap perangkat daerah juga diminta membahas berbagai kendala secara konstruktif dan solutif guna menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih berkualitas.






