
TOTALITASNEWS.COM, SINJAI — Komisi II DPRD Kabupaten Sinjai menunjukkan kepeduliannya terhadap peningkatan ketahanan pangan masyarakat.
Komitmen itu melalui dukungan pada kegiatan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) tingkat Kabupaten Sinjai 2025.
Ketua Komisi II DPRD Sinjai, Andi Ridwan Darul Aqzah Palevi Asapa, menekankan hal tersebut saat hadir langsung dalam kegiatan yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan Sinjai bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Sinjai di Wisma Sanjaya, Selasa (14/10/2025).
Menurut Andi Ridwan, kegiatan seperti Lomba Cipta Menu B2SA memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola konsumsi pangan yang sehat dan bergizi.
Ia menilai, ajang ini bukan hanya wadah kreativitas ibu-ibu PKK, tetapi juga media edukasi yang efektif untuk membentuk budaya makan sehat di lingkungan keluarga.
“Komisi II DPRD Sinjai mendukung penuh program-program yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Lomba ini adalah langkah konkret untuk mendorong masyarakat lebih peduli pada asupan bergizi,” ujarnya.
Ia menambahkan, Komisi II akan terus mendorong sinergi antara pemerintah daerah dan TP PKK agar gerakan pangan sehat tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, melainkan budaya yang tumbuh di tingkat keluarga dan desa.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, agar visi Sinjai sebagai daerah yang sehat dan mandiri dalam pangan dapat terwujud,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sinjai, Andi Imawan Saleh, menjelaskan bahwa lomba B2SA bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya konsumsi pangan yang beragam dan aman, sekaligus membangun kebiasaan makan bergizi dalam keluarga.
Acara dibuka oleh Asisten II Setdakab Sinjai, Andi Ilham Abu Bakar, mewakili Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif, dan dihadiri oleh Ketua TP PKK Sinjai Rozalina A. Mahyanto, jajaran Forkopimda, serta sejumlah kepala OPD.
“Lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana edukatif bagi masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan sehat dan bergizi,” ucap Andi Ilham Abu Bakar disela kegiatan.
Sebanyak sembilan tim TP PKK dari masing-masing kecamatan berpartisipasi dalam lomba tersebut, dinilai oleh tim juri yang terdiri atas ahli gizi klinik, perwakilan TP PKK, dan seorang chef profesional.
Melalui dukungan legislatif dari Komisi II, kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sinjai. (*)







