TOTALITASNEWS.COM, SINJAI — Pagi itu, Gedung Command Center di Kompleks Rumah Jabatan Bupati Sinjai tampak lebih hidup dari biasanya. Sejumlah pejabat dan perwakilan OPD hadir dengan membawa beragam dokumen dan perangkat kerja.

Di ruang yang dipenuhi layar pemantau dan data digital tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, memimpin langsung coaching tindak lanjut hasil evaluasi Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) tahun 2025.

Momentum ini bukan sekadar rapat biasa. Coaching tindak lanjut tersebut menjadi langkah strategis untuk merespons mandat Kementerian PAN-RB—melalui surat Nomor B/164/PP.00.02/2025—yang menekankan pentingnya pendampingan dan pemenuhan bukti dukung dalam dashboard evaluasi PEKPPP. Mengingat tenggat waktu hanya sampai 30 November 2025, pemerintah daerah harus bergerak cepat dan terukur.

Dengan nada tegas namun komunikatif, Andi Jefrianto mengingatkan seluruh Kepala OPD untuk memahami secara detail indikator penilaian PEKPPP. Ia menekankan pentingnya pembentukan tim teknis yang mampu bekerja terencana, bukan sekadar menjelang periode evaluasi.

“Bentuk Tim teknis PEKPPP yang bekerja secara terencana, terjadwal dan tidak hanya menjelang penilaian,” ujarnya, menegaskan bahwa budaya kerja birokrasi harus berubah menuju pola yang lebih sistematis dan berkelanjutan.

Lebih jauh, Sekda menekankan perlunya monitoring triwulanan untuk memastikan setiap OPD tak hanya mengejar angka, tetapi benar-benar meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, IPP bukan hanya skor, melainkan cerminan reformasi birokrasi yang terasa langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Setiap OPD wajib melaporkan progres kepada Sekretaris Daerah setiap tiga bulan sekali,” tambahnya, menandai sebuah komitmen baru dalam pengawasan dan transparansi kinerja.

Harapan besar turut disampaikan—Pemkab Sinjai menargetkan lompatan signifikan pada peringkat Indeks Pelayanan Publik tingkat Provinsi Sulsel. Jika sebelumnya berada pada posisi 7 besar, kini Sekda menegaskan ambisi untuk naik minimal ke 5 besar, atau bahkan mencapai 3 besar dalam waktu yang cukup singkat.

“Kita berharap dalam waktu setengah bulan, kita bisa naik ke peringkat 3 atau minimal 5 besar,” ungkapnya dengan optimis.

Keberadaan para pejabat seperti Kepala Bagian Organisasi Setdakab A. Sompa, Kepala Disperkimtan A. Sarifuddin, serta perwakilan OPD lainnya menambah bobot pertemuan pagi itu. Semuanya hadir dengan satu tujuan: memastikan Sinjai benar-benar melompat dalam kualitas pelayanan publik, bukan hanya bertahan.

Coaching ini pun menjadi cerminan komitmen Pemkab Sinjai dalam menghadirkan pemerintahan yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada perubahan. Sebuah perjalanan panjang menuju pelayanan yang semakin cepat, tepat, dan memuaskan bagi masyarakat. (*)