
TOTALITASNEWS.COM, SINJAI – Sorak sorai pelajar dan orang tua memecah suasana sore di Gelanggang Renang H. M. Nur Tahir, Jumat (13/2/2026).
Di kolam itulah harapan-harapan kecil mulai berenang menuju mimpi besar, saat Kejuaraan Renang antar Pelajar dan Umum tingkat Kabupaten Sinjai 2026 resmi digelar.
Mengusung tema “Junjung Tinggi Sportifitas, Renang Sinjai Menuju Prestasi”, ajang ini menjadi lebih dari sekadar perlombaan adu cepat di air. Ia menjelma ruang pertemuan antara semangat, pembinaan, dan pencarian bakat muda di Bumi Panrita Kitta.
Kejuaraan yang digagas Federasi Akuatik Indonesia cabang Sinjai ini dibuka langsung oleh Bupati Sinjai, Ratnawati Arif. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kolam renang bisa menjadi “ruang kelas” bagi karakter—tempat disiplin, kerja keras, dan sportivitas ditempa sejak dini.
“Atas nama Pemkab Sinjai, saya mengapresiasi panitia dan semua pihak yang terlibat. Semoga dari sini lahir atlet yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional,” ujarnya, memberi suntikan motivasi bagi para peserta yang bersiap di tepi kolam.
Bagi panitia, kejuaraan ini adalah bagian dari proses panjang. Ketua FAI Sinjai, Andi Sarifuddin, menyebut lomba ini sebagai upaya berkelanjutan membangun ekosistem renang di daerah—mulai dari pembinaan hingga sistem talent scouting.
Nomor yang dipertandingkan pun cukup beragam:
- Gaya dada 50 dan 100 meter
- Gaya bebas 50 dan 100 meter
- Gaya punggung 50 meter
Di balik setiap nomor, ada cerita latihan pagi, perjuangan mengalahkan rasa lelah, dan dukungan orang tua yang setia di tribun.
Tahun ini, partisipasi terbilang tinggi. Kategori SD diikuti sekitar 18 sekolah dengan 30 atlet. Tingkat SMP dan SMA masing-masing diikuti 7 sekolah, dengan 25 dan 15 atlet. Sementara kategori umum diikuti 12 atlet. Totalnya sekitar 87 perenang meramaikan kejuaraan.
Kehadiran sejumlah tokoh daerah—seperti Kepala Dispora Sinjai Hasir Achmad dan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Sinjai Iptu Rahman—menunjukkan bahwa olahraga renang mulai mendapat perhatian serius di tingkat kabupaten.
Bagi banyak peserta, ini mungkin hanya lomba tingkat kabupaten. Namun bagi sebagian dari mereka, inilah garis start menuju kejuaraan yang lebih tinggi. Dari kolam daerah, bukan tak mungkin lahir perenang yang kelak membawa nama Sinjai di level provinsi, nasional, bahkan internasional.
Sebab seperti air yang selalu menemukan jalannya, prestasi pun sering berawal dari riak-riak kecil—dari kolam sederhana, dari keberanian untuk mulai berenang lebih jauh.






