
TOTALITASNEWS.COM, SINJAI – Pagi di Aula Kantor PKK Sinjai tampak lebih hangat dari biasanya. Satu per satu warga lanjut usia, penyandang disabilitas, hingga orang tua yang membawa anak terlantar duduk rapi menunggu giliran.
Di mata mereka, terpancar harapan bahwa hari itu akan menghadirkan sedikit keringanan bagi kebutuhan hidup yang kian menantang.
Harapan itu akhirnya terjawab. Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Sosial menyerahkan bantuan pangan dan kebutuhan pokok kepada sekitar 50 keluarga rentan dari berbagai kecamatan. Bantuan ini menyasar Keluarga Penyandang Disabilitas Terlantar, Anak Terlantar, Lansia Terlantar, hingga Gelandangan dan Pengemis.
Penyerahan dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, A. Irwansyahrani Yusuf, yang mewakili Sekretaris Daerah Sinjai. Setiap penerima mendapatkan beras, telur, serta satu paket kantongan berisi susu, biskuit kaleng, gula, sarung, kecap, dan berbagai kebutuhan harian lainnya.
Di balik kegiatan yang tampak sederhana itu, ada tujuan besar yang ingin diwujudkan. Ketua Panitia, Burhan Syamsuddin, menegaskan bahwa program ini merupakan implementasi langsung dari UU No. 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial—sebuah upaya pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi, terutama di tengah dinamika sosial yang terus berubah.
Namun bantuan hari itu tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan materi. Dinas Sosial juga menghadirkan Bimbingan Sosial (Binsos) yang menghadirkan narasumber dari Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial. Melalui sesi ini, para penerima bantuan diberi penguatan mental, pengetahuan, hingga keterampilan dasar yang dapat membantu mereka kembali berdaya dalam lingkungan keluarga.
“Kesejahteraan dan kehidupan yang layak adalah hak setiap orang,” ujar A. Irwansyahrani Yusuf dalam sambutannya. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah dalam menopang mereka yang sedang mengalami kondisi rentan.
Irwansyahrani juga berharap Binsos dapat menjadi langkah awal bagi penerima untuk membangun kemandirian. “Semoga kegiatan ini mampu mendorong usaha kesejahteraan keluarga, sehingga mereka dapat semakin berdaya dan tidak lagi bergantung pada bantuan,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Dinas Sosial Sinjai, Koordinator PKH, serta para penerima bantuan yang terlihat antusias. Di tengah tantangan sosial yang terus berkembang, program seperti ini menjadi pengingat bahwa kehadiran pemerintah tidak hanya diukur dari kebijakan, tetapi juga dari sentuhan nyata yang langsung dirasakan warga. (*)






