SINJAI — Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai menggelar evaluasi pelaksanaan sekaligus keberlanjutan transformasi peserta Pelatihan Sekolah RAMAH (Responsif, Adaptif, Mandiri, dan Harmonis) di Auditorium Andi Azikin, Selasa (16/12/2025).

Dikemas dalam bentuk seminar dan pameran pendidikan. Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus perayaan atas ikhtiar bersama dalam membangun pendidikan yang lebih manusiawi dan berkarakter.

Seminar ini dibuka secara resmi oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, dengan menghadirkan Kepala Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) LAN RI, Dr. Muhammad Aswad, sebagai narasumber utama.

Dalam sambutannya, Bupati Ratnawati Arif memberikan apresiasi tinggi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai atas konsistensinya mendorong transformasi pendidikan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pusjar LAN Makassar yang selama ini menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia bidang pendidikan.

Tak hanya seminar, pameran pendidikan yang digelar bersamaan menjadi daya tarik tersendiri. Beragam karya dan inovasi yang ditampilkan menunjukkan bahwa sekolah-sekolah di Sinjai tidak kekurangan ide, kreativitas, dan semangat untuk terus berkembang.

“Pameran ini adalah bukti nyata tingginya kreativitas dan daya cipta guru serta satuan pendidikan di Kabupaten Sinjai. Saya berharap Program Sekolah RAMAH benar-benar menjadi penguat transformasi bagi tenaga pendidik,” ujar Bupati Ratnawati Arif.

Menurutnya, Sekolah RAMAH bukan sekadar program, melainkan cerminan dari komitmen bersama untuk menghadirkan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang karakter peserta didik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib, menjelaskan bahwa Program Sekolah RAMAH dirancang sebagai jawaban atas dinamika dan tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang. Program ini bertumpu pada empat nilai utama—Responsif, Adaptif, Mandiri, dan Harmonis—sebagai fondasi membangun ekosistem sekolah yang sehat, inovatif, dan transformatif.

“Melalui program ini, guru dan kepala sekolah didorong untuk merespons tantangan pendidikan secara cepat dan tepat, mampu beradaptasi dengan perubahan, mandiri dalam mengelola inovasi, serta menciptakan suasana kerja yang harmonis dan kolaboratif,” jelas Irwan.

Ia menambahkan, pelatihan Sekolah RAMAH menjadi langkah strategis untuk menyosialisasikan sekaligus mengimplementasikan kerangka transformasi pendidikan secara merata di seluruh jenjang pendidikan di Kabupaten Sinjai.

Tujuan akhirnya, kata Irwan, adalah menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga penguatan karakter peserta didik agar tumbuh menjadi pribadi yang empatik, percaya diri, dan mampu membangun hubungan sosial yang sehat di lingkungan sekolah.

Lebih jauh, Irwan menegaskan bahwa kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sinjai dan Pusjar LAN Makassar merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam memajukan kualitas pendidikan daerah.

“Kegiatan ini sangat strategis. Nilai Responsif, Adaptif, Mandiri, dan Harmonis lahir dari keinginan kuat seorang pemimpin untuk melihat Sinjai maju, berkarakter, dan berkomitmen terhadap kemajuan pendidikan,” tegasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Bone, serta para Kepala Satuan Pendidikan SD dan SMP se-Kabupaten Sinjai. Kehadiran mereka memperkuat pesan bahwa transformasi pendidikan membutuhkan kolaborasi lintas wilayah dan semangat bersama untuk membangun masa depan generasi penerus. (*)