
TOTALITASNEWS.COM, SINJAI – Hujan yang beberapa hari terakhir turun dengan intensitas tinggi tak membuat langkah Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, melambat.
Setelah meninjau Posko Kesiapsiagaan Bencana di BPBD Sinjai dan mengecek stok logistik di Dinas Sosial, ia melanjutkan perjalanan ke kawasan pesisir Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Selasa (09/12/2025).
Di sana, ia ingin memastikan satu hal: Sinjai siap menghadapi musim hujan dari segala sektor, termasuk dari lingkungan pesisir yang sangat rentan.
Langkah Bupati Ratnawati menyusuri tepian Lappa memperlihatkan keseriusannya. Lappa bukan hanya wilayah pesisir dan pusat aktivitas masyarakat, tetapi juga area yang menjadi penyangga penting aliran air menuju laut. Kebersihan kawasan ini menentukan apakah banjir dapat dicegah atau justru diperparah.
Menjaga “Lingkungan Biru” dari Ancaman Sampah
Dalam kunjungan itu, Ratnawati menyoroti kebersihan lingkungan dan kondisi saluran air. Ia menegaskan bahwa Lappa harus menjadi kawasan pesisir yang bersih dan terjaga.
“Lappa adalah lingkungan biru, pesisir yang tidak boleh kotor dan dipenuhi sampah. Jika saluran air tersumbat, ini bisa memperparah banjir, apalagi di musim hujan seperti sekarang. Bila aliran air tidak lancar berarti ada sistem yang tidak terjaga,” ujarnya.
Pernyataan itu menjadi pengingat bahwa persoalan banjir tidak hanya soal curah hujan, tetapi juga soal perilaku manusia dan pengelolaan lingkungan.
Waspada Meski Situasi Masih Terkendali
Ratnawati juga mencatat bahwa meski Sinjai sempat mengalami sejumlah kejadian bencana sejak September hingga November, keadaan tetap dapat dikendalikan. Namun, menurutnya, kewaspadaan tidak boleh menurun. Intensitas hujan yang meningkat bisa sewaktu-waktu menimbulkan risiko baru.
“Beberapa hari lalu kita telah menggelar apel siaga bencana, mendirikan tenda kesiapsiagaan, dan memastikan ketersediaan stok bantuan. Kita berharap mekanisme penyalurannya berjalan lancar,” katanya.
Dari Pesisir ke Ketahanan Pangan
Usai meninjau Lappa, perjalanan dilanjutkan ke Gudang Bulog Sinjai. Di sini Ratnawati ingin memastikan stok pangan memadai—sebuah langkah penting ketika cuaca ekstrem berpotensi mengganggu distribusi maupun kondisi ekonomi masyarakat.
“Melalui rangkaian kunjungan ini, kita ingin memastikan semua unsur berjalan baik mulai dari kesiapsiagaan bencana, ketahanan sosial, hingga kecukupan stok pangan,” jelasnya.
Kolaborasi Lintas Sektor
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala BPBD Sinjai, Drs. Budiaman; Kadis Sosial Andi Muhammad Idnan; Kepala Badan Ketahanan Pangan Sinjai, Andi Himawan Saleh; serta sejumlah pejabat lainnya. Kehadiran mereka menegaskan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya tugas satu instansi, tetapi kerja bersama yang saling melengkapi.
Kunjungan berantai di pesisir, posko bencana, hingga gudang pangan menunjukkan pendekatan terpadu Pemkab Sinjai. Di tengah musim hujan yang penuh ketidakpastian, kesiapan ini menjadi ikhtiar pemerintah memastikan keselamatan, kenyamanan, dan ketenteraman masyarakat tetap terjaga. (*)






