TOTALITASNEWS.COM, GOWA — Suasana Lapangan Lombasang, Kelurahan Bulutana, Kecamatan Tinggimoncong, terasa syahdu pada Selasa (14/10) malam.

Lantunan ayat suci Al-Qur’an berpadu dengan gemuruh tepuk tangan peserta dan tamu undangan yang hadir dalam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-46 tingkat Kabupaten Gowa.

Dalam momen penuh keberkahan itu, Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyampaikan pesan mendalam.

Baginya, MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan sarana memperkuat nilai-nilai ilahi dalam kehidupan sehari-hari.

“MTQ bukan hanya ajang lomba membaca Al-Qur’an, tapi juga sarana mempererat ukhuwah islamiyah, memperkuat keimanan, dan menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan,” ujar Darmawangsyah di hadapan peserta dan masyarakat yang memadati lapangan.

Ia pun mengajak masyarakat Gowa menjadikan semangat MTQ sebagai momentum memperkokoh kebersamaan dan keislaman.

“Melalui MTQ, mari kita kuatkan iman dan raih harapan bersama dalam bingkai Gowa Bersama,” tambahnya dengan penuh semangat.

Apresiasi untuk Para Juara dan LPTQ

Darmawangsyah turut memberikan apresiasi kepada para juara yang akan membawa nama Gowa di MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros tahun 2026 mendatang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gowa, saya ucapkan selamat kepada para peserta berprestasi. Teruslah berlatih dan membawa nama baik Gowa,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya peran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) dalam melahirkan qori dan qoriah terbaik.

Menurutnya, pembinaan yang matang menjadi kunci agar Gowa dapat menembus tiga besar di ajang provinsi.

“Dengan kerja keras dan kesungguhan, kita optimistis bisa meraih prestasi lebih tinggi. Tahun 2028, Gowa akan menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi — tentu akan sangat membanggakan jika kita tampil sebagai juara umum,” tutur Darmawangsyah optimistis.

Bontonompo Jadi Tuan Rumah MTQ ke-47

Sementara itu, Ketua Panitia MTQ ke-46 yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, menyebut kegiatan ini bukan hanya wadah kompetisi, tapi juga sarana pembinaan dan pengembangan potensi qori dan qoriah daerah.

“Selain memperkuat syiar Islam, MTQ diharapkan mampu menciptakan masyarakat religius yang berkarakter dan berakhlak qurani,” ungkapnya.

Tahun ini, terdapat 46 kategori lomba yang dipertandingkan. Kecamatan Bajeng keluar sebagai juara umum, disusul Parigi di posisi kedua dan Tinggimoncong di posisi ketiga.

Andy Azis juga mengumumkan bahwa Kecamatan Bontonompo akan menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ berikutnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran acara — mulai dari dewan hakim, panitia, pemerintah kecamatan, hingga aparat keamanan.

“Kami berterima kasih kepada Polres Gowa, Dandim 1409/Gowa, serta masyarakat Bulutana yang telah menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan ini,” ucapnya.

Penutupan MTQ turut dihadiri Ketua dan Wakil Ketua DPRD Gowa, unsur Forkopimda, Staf Ahli Bupati, para Kepala SKPD, tokoh agama, hingga para peserta dari seluruh kecamatan.

Malam itu, gemerlap lampu dan lantunan ayat suci menjadi penutup indah perjalanan MTQ ke-46 — menandai semangat Gowa untuk terus menyalakan cahaya Al-Qur’an dalam setiap langkah kehidupan. (LUTFI)