TOTALITASNEWS.COM, SINJAI – Suasana hangat menyelimuti Gedung Command Center Kompleks Rumah Jabatan Bupati Sinjai pada Rabu (26/11/2025) pagi.

Di ruangan yang dipenuhi jajaran pemerintah dan civitas akademika itu, sebuah langkah penting bagi masa depan pendidikan kesehatan di Sinjai kembali dipertegas.

Melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Sinjai dan STIKes Panrita Husada Bulukumba.

MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, bersama Ketua STIKes Panrita Husada, Dr. Muriyati.

Penandatanganan ini turut disaksikan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesra, A. Irwansyahrani Yusuf, Kabag Kesra, perwakilan OPD, perwakilan IBI, serta Ketua Yayasan dan para civitas akademika kampus tersebut.

Kerja sama yang telah terjalin selama lima tahun ini bukan sekadar formalitas. Ia merupakan bagian dari upaya besar untuk menguatkan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan mengembangkan potensi sumber daya manusia di bidang kesehatan—sebuah sektor yang menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Bupati Ratnawati Arif menyampaikan apresiasinya atas keberlanjutan kemitraan tersebut.

Baginya, pendidikan dan kesehatan adalah fondasi penting dalam membangun kualitas SDM, sejajar dengan bidang keagamaan yang terus dikawal Pemkab Sinjai.

“Penguatan kualitas pendidikan tidak hanya hadir dari pemerintah, tetapi juga dari mitra-mitra swasta yang memiliki komitmen sama,” ujarnya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sinjai, saya ucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah berjalan selama lima tahun ini,” sambungnya.

Ia berharap MoU yang baru ditegaskan ini dapat menjadi pintu bagi kolaborasi yang lebih strategis. Bupati menegaskan pentingnya saling menopang antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan.

“Semoga Pemkab Sinjai dan pihak kampus tidak saling meninggalkan. Kita harus bersama-sama mendukung peningkatan kapasitas SDM, pendidikan, dan pembangunan daerah,” tambahnya.

Senada dengan itu, Ketua STIKes Panrita Husada, Dr. Muriyati, menegaskan bahwa kerja sama ini harus terus berlanjut dan bahkan diperkuat.

Ia menekankan bahwa MoU ini menjadi kesempatan bagi pihak kampus untuk memperluas sosialisasi terkait program studi, akreditasi, hingga peluang kerja yang kini merambah hingga ke luar negeri.

“Kami berharap MoU ini berkelanjutan dan semakin kuat. Ini kesempatan untuk memperkenalkan kampus kami dan membuka akses sebesar-besarnya bagi para alumni,” tuturnya.

Saat ini, STIKes Panrita Husada memiliki enam program studi, antara lain D3 dan S1 Keperawatan, Analis Kesehatan, Pendidikan Profesi Ners, Pendidikan Profesi Bidan, dan Fisioterapi. Seluruh prodi telah meraih akreditasi Baik dan Baik Sekali.

Acara penandatanganan MoU diakhiri dengan pertukaran cendera mata antara Pemkab Sinjai dan STIKes Panrita Husada.

Sebuah simbol sederhana dari komitmen bersama untuk terus berjalan berdampingan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan di daerah. (*)