
TOTALITASNEWS.COM — Sebuah langkah besar bagi ekonomi rakyat tengah dimulai. Semangat baru kebangkitan ekonomi tumbuh melalui Gerakan Nasional Koperasi Merah Putih.
Yakni melalui sebuah inisiatif yang digagas langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto untuk memperkuat kemandirian ekonomi berbasis koperasi.
Momentum itu turut dirasakan oleh Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, yang mengikuti Groundbreaking Koperasi Merah Putih secara virtual dari Desa Bone, Kecamatan Bajeng, Jumat (17/10).
Sementara peletakan batu pertama secara nasional dipimpin langsung oleh Menteri Koperasi, Ferry Joko Juliantono, di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Bagi Darmawangsyah, program ini bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan gerakan yang membangkitkan kembali nilai gotong royong dan kemandirian ekonomi di akar rumput.
“Program yang dicetus oleh Bapak Presiden RI, Prabowo ini dapat memperkuat perekonomian rakyat, khususnya di Kabupaten Gowa,” ujarnya dengan penuh optimisme.
Ia menilai, kehadiran Koperasi Merah Putih akan menjadi motor baru penggerak ekonomi masyarakat desa.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan warga, koperasi ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan ekonomi yang tumbuh dari bawah—dari desa untuk Indonesia.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gowa, Mahmuddin, juga menyambut antusias pembangunan fisik unit gudang dan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tahap pertama di Kabupaten Gowa.
“Kami berharap pembangunan unit gudang dan gerai koperasi ini menjadi pengungkit kebangkitan ekonomi desa serta mampu mengoptimalkan potensi usaha masyarakat di setiap wilayah,” tuturnya.
Pemerintah pusat sendiri menargetkan pembangunan 800 unit gudang dan gerai KDKMP di berbagai daerah.
Langkah ini menandai dimulainya fase operasional koperasi Merah Putih sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan.
Dalam kesempatan terpisah, Menteri Koperasi, Ferry Joko Juliantono, menjelaskan bahwa Kementerian Koperasi bersama 18 kementerian dan lembaga telah menuntaskan seluruh regulasi teknis, termasuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK), agar koperasi ini dapat beroperasi secara efektif mulai Oktober 2025.
“Peletakan batu pertama ini menandai dimulainya tahap operasional pembentukan KDKMP sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2025,” ungkap Ferry.
Koperasi Merah Putih menjadi lebih dari sekadar program ekonomi. Ia adalah gerakan kebangsaan yang menumbuhkan kembali semangat berdikari dan gotong royong di tengah masyarakat—sebuah tekad bersama untuk membangun kekuatan ekonomi bangsa dari desa ke kota, dari rakyat untuk rakyat. (LUTFI – FZ)






